Enam orang tewas dan puluhan terluka dalam penembakan di sebuah parade di Chicago, AS. AP

Penembakan Warnai Parade Hari Kemerdekaan AS, 6 Orang Tewas dan 30 Luka-luka

Dion | Internasional | 05-07-2022

PARBOABOA, Chicago - Keceriaan parade Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang digelar di pinggiran Kota Chicago berubah mencekam oleh aksi penembakan massal yang menewaskan enam orang pada Senin waktu setempat. 

Dilansir Associated Press, Selasa (5/7/2022), pelaku disebut melepaskan tembakan dari atap bangunan. Selain korban tewas, 30 orang juga dilaporkan terluka. 

Otoritas setempat mengatakan pihaknya telah menahan pria berusia 22 tahun yang diduga melakukan penembakan setelah melakukan pengejaran selama beberapa jam. 

Peristiwa penembakan ini merupakan aksi penembakan massal terbaru di Negeri Paman Sam. Kejadian serupa terus menghantui dalam beberapa pekan terakhir dan telah merenggut ratusan nyawa. 

Sekolah, supermarket, gereja, dan sekarang parade, telah menjadi lokasi pembantaian dalam beberapa bulan terakhir. 

"Sangat menyedihkan ketika selebrasi Amerika dikoyak-koyak oleh wabah unik Amerika sendiri," kata Gubernur Illinois JB Pritzker dalam konferensi pers. 

Wabah unik yang dimaksud Pritzker adalah kepemilikan senjata api yang semakin bebas di AS dan membuat gusar banyak orang, terlebih dengan maraknya aksi penembakan dalam beberapa waktu terakhir. 

"Saya marah karena seharusnya hal ini bisa dicegah. Ketika kita merayakan Hari Kemerdekaan sekali setahun, penembakan massal terjadi seminggu sekali, ya mingguan, tradisi Amerika," tambahnya. 

Pelaku melepas tembakan pada pukul 10.15, saat parade baru berlangsung tiga perempat jalan, kata otoritas lokal kepada AP. 

Komandan Polisi Highland Park Chris O’Neill, yang bertanggungjawab di lokasi, mengatakan jika pelaku penembakan menggunakan senapan berkekuatan tinggi untuk menembak dari sebuah titik di atap bangunan, sehingga membuatnya sulit untuk terlihat. 

O’Neill menyebut jika senapan itu ditemukan di lokasi. Dan polisi juga menemukan sebuah tangga yang menempel di tembok bangunan. 

"Sangat acak, sangat disengaja dan ini merupakan hari yang sangat menyedihkan," kata juru bicara Satuan Tugas Kejahatan Besar Lake County Christopher Covelli

Penembakan berlangsung di sebuah titik yang dilewati oleh rombongan parade, di mana para penduduk berkumpul bersama untuk menyaksikan jalannya acara. 

Puluhan peluru yang ditembakkan membuat ratusan orang berhamburan dan tumbang, dengan darah terlihat di mana-mana. 

"Tidak ada tempat aman," kata Barbara Harte (73), salah seorang penduduk yang tidak mau menyaksikan parade karena takut terjadi penembakan. 

Kepala Polisi Highland Park Lou Jogmen mengatakan pihaknya menahan pria bernama Robert E Crimo III (22) sekitar 8 kilometer dari lokasi penembakan. 

Otoritas menahannya setelah melakukan pengejaran selama beberapa jam berbekal foto  Crimo dan kendaraannya. 

Covelli melalui konferensi pers menyebut sejumlah korban meninggal di lokasi sementara seorang lainnya meninggal di rumah sakit. 

Presiden AS Joe Biden pada Senin mengaku "terkejut oleh kekerasan dengan menggunakan senjata api yang lagi-lagi membawa kedukaan bagi warga AS di tengah perayaan Hari Kemerdekaan".

Biden menandatangani RUU kekerasan senjata dengan cakupan terluas yang disahkan oleh Kongres dalam beberapa dekade, sebuah kompromi yang sekaligus menunjukkan kemajuan pada masalah yang sudah lama tidak terselesaikan dan perpecahan partisan yang mengakar dan terus berlanjut.

Tag : #penembakan    #amerika serikat    #internasional    #chicago    #hari kemerdekaan   

Baca Juga