WHO Umumkan Cacar Monyet Sebagai Darurat Kesehatan Global (Foto: Hallosehat)

WHO Umumkan Cacar Monyet Sebagai Darurat Kesehatan Global, IDI: Indonesia Perlu Siap Siaga!

Sari | Kesehatan | 25-07-2022

PARBOABOA, Pematang Siantar – Saat ini, dunia sedang menghadapi krisis kesehatan. Selain wabah Covid-19 dan polio yang ditetapkan sebagai darurat kesehatan global, kini World Health Organization (WHO) kembali mengumumkan wabah baru.

Pada Sabtu (23/7) waktu Indonesia, WHO menetapkan wabah cacar monyet (monkeypox) sebagai public health emergency of international concern (PHEIC) atau darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

PHEIC dikeluarkan WHO sebagai level kewaspadaan tertinggi di bidang kesehatan. Artinya, wabah tersebut dianggap mengancam kesehatan global.

Walaupun deklarasi tersebut tidak menuntut pemerintah negara untuk membuat aturan khusus, namun seruan ini mendesak untuk siap siaga.

Berdasarkan data, saat ini telah terjadi 16.000 kasus cacar monyet yang dilaporkan 70 negara sepanjang tahun 2022. Jumlah orang yang terinfeksi naik 77% dari akhir Juni hingga Juli.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Gebreyesus menyebutkan, penetapan status PHEIC didapat setelah rapat darurat bersama komite WHO.

Adapun risiko cacar monyet sekarang berada di level “sedang” secara global, kecuali di kawasan Eropa, karena berada di level risiko “tinggi”.

Ketua Dewan Pertimbangan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djoerban, meminta pemerintah Indonesia mulai menyiapkan strategi mitigasi menghadapi wabah monkeypox ini.

"Sangat penting untuk mengonsolidasikan strategi mitigasi di berbagai tingkatan-karena >16 ribu kasus telah menyebar di 75 negara saat ini. Waspada," tulis Zubairi dalam akun Twitter resminya @ProfesorZubairi.

Zubairi juga menegaskan bahwa semua pihak terkait harus siap siaga, terlebih WHO telah membunyikan alarm darurat kesehatan untuk wabah cacar monyet.

“Menyusun pernyataan WHO bahwa wabah cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan global, maka Indonesia perlu siap siaga,” tulisnya.

Indonesia saat ini belum mengonfirmasi adanya penemuan kasus cacar monyet. Namun, negara tetangga seperti Singapura telah melaporkan adanya beberapa kasus cacar monyet, jadi wabah ini sudah semakin dekat dengan Indonesia.

Tag : #WHO    #cacar monyet    #kesehatan    #monkeypox    #IDI    #PHEIC    #Tedros Adhanom Gebreyesus    #Zubairi Djoerban   

Baca Juga