UGM Ubah Hotel Menjadi Shelter Bagi Pasien Covid-19

By Sondang Yohana Gracelia Hutauruk 17 Jul 2021, 00:55:50 WIB Kesehatan
UGM Ubah Hotel Menjadi Shelter Bagi Pasien Covid-19

Keterangan Gambar : Gedung Universitas Gadjah Mada (UGM).


Pasien Covid-19 semakin meningkat hingga menyebabkan tempat isoman menjadi sedikit. Melihat hal itu, UGM (Universitas Gadjah Mada) membuka sejumlah shelter untuk pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri.

Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit (RS) Akademik UGM Ade Febrina Lestari mengatakan, shelter tersebut ditujukan untuk civitas akademik UGM, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum.

"Harapannya shelter yang sudah terkoordinasi dengan RS Akademik UGM ini bisa terpantau perkembangan hariannya dengan baik," kata Ade

Baca Lainnya :

Isolasi pasien Covid-19 ini diutamakan bagi pasien yang tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah dan merupakan pasien tanpa gejala (OTG) yang telah dirujuk oleh puskesmas di wilayahnya.

Adapun sejumlah shelter yang telah disiapkan adalah:

-Asrama Dharma Putra Baciro

-Asrama Dharma Putra Karang Gayam

-Asrama PIAT

-Mardliyah Islamic Center

-Wisma Kagama

-Asrama Departemen T Geologi Bayat

-Gedung UC

Untuk syarat-syaratnya, yaitu:

-Membawa KTP

-Sudah periksa ke Puskesmas atau rumah sakit, dinyatakan sebagai pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan atau OTG dan mendapatkan obat untuk isolasi mandiri

-Membawa surat pengantar Isolasi Mandiri dari Puskesmas atau rumah sakit

-Membawa hasil swab antigen/PCR

-Pasien dapat melakukan aktifitas keseharian mandiri.

Fasilitas yang akan didapatkan adalah:

-Makan berat 3x kali sehari

-Pemeriksaan tanda vital berkala (saturasi oksigen dan tekanan darah)

-Pemeriksaan medis atau konsultasi medis berkala

-Vitamin dan obat-obatan

Saat masa isolasi mandiri di shelter UGM, pasien akan dilakukan evaluasi klinis berkala oleh petugas medis.

Jika terjadi perburukan klinis dan membutuhkan penanganan di rumah sakit, maka petugas shelter akan berkoordinasi dengan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 untuk proses rujuk.

Setelah selesai menjalani isolasi mandiri di shelter UGM, pasien akan mendapatkan Surat Keterangan Selesai Isolasi.

Universitas juga turut membantu dalam membuka shelter seperti UGM dan UII. UGM, pada Rabu, 14 Juli 2021 membuka shelter baru di Wisma Kagama dan University Club (UC) Hotel. Shelter ini diperuntukan bagi penderita Covid-19 rujukan Rumah Sakit Sardjito (RSS) dan RSA (Rumah Sakit Akademik) UGM.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment