Bom dan Pembakaran Serang 17 Lokasi di Thailand Selatan pada Rabu (17/8) (Foto: CNN Indonesia/AFP)

Serangan Bom di Thailand, Motif Pelaku Masih Diselidiki

Anna Aritonang | Internasional | 19-08-2022

PARBOABOA, Jakarta - Serangan bom telah terjadi di beberapa lokasi di Thailand Selatan. Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa, namun mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, seperti pertokoan dan sebuah pom bensin.

Melansir dari halaman berita Bangkok Post, Wakil Direktur Wilayah 4 Isoc, Mayor Jenderal Pramote Prom-in, mengatakan ada sekitar 17 lokasi yang menjadi sasaran serangan bom pada Rabu (17/8/2022).

“Ada dua serangan di Pattani, enam di Yala dan sembilan di Narathiwat,” katanya.

Dua bom dilaporkan meledak di provinsi Pattani. Insiden serangan terjadi di pom bensin dan di toko Mini Big C. Kerusakan terparah terjadi di sebuah pom bensin Bangchak di Nong Chick Pattani, yang terbakar habis.

Di provinsi Yala, empat bom menghantam toko-toko serba ada lain seperti 7-Eleven dan Mini Big C. Kapten Polisi Sarayut Kochawong, mengatakan bahwa sekitar pukul 23.50 melihat seorang pria yang mengenakan masker wajah dengan pakaian wanita Muslim masuk ke toko dan meletakkan sebuah tas hitam di konter toko.

Di provinsi Narathiwat, serangan bom meledak di toko-toko seperti 7-Eleven, Mini Big C, Si Skahon, Su-ngai Golong, Rueso dan Chanae dilaporkan hancur.

Menurut saksi yang melapor kepada polisi, pelaku serangan bom sempat mengatakan kepada staf dan pelanggan untuk keluar dari toko jika mereka tidak ingin mati.

Sekitar 10 menit sebelum kejadian mereka semua melarikan diri meninggalkan toko dan kemudian sebuah bom di dalam tas meledak.

Sejauh ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Sementara polisi mengatakan mereka sedang mengumpulkan rekaman CCTV dan bukti lainnya.

Tag : #thailand    #thailand selatan    #internasional    #serangan bom    #kerusakan fasilitas umum   

Baca Juga