Bangkai dugong ditemukan nelayan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Seekor Dugong 2,7 Meter Tewas Terdampar di Pulau Kucing Sulbar

Maraden | Daerah | 18-11-2021

PARBOABOA – Seekor hewan laut yang disebut duyung atau dugong di temukan nelayan terdampar dan mati tanpa luka di Pulau Kucing atau Pulau Dea-dea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Rabu, (17/11/2021).

Anggota Komunitas Sahabat Penyu, M Yusri, mengatakan dugong ditemukan sudah dalam keadaan mati dan terbujur kaku hampir membusuk, namun informasinya tidak ada luka maupun goresan pada tubuh dugong tersebut.

Dugong yang mati itu memiliki lebar ekor 84 sentimeter, panjang badan 276 sentimeter, lingkar badan 160 sentimeter, dan sirip depan 40 sentimeter.

Dugong itu, kata Yusri ditemukan nelayan terdampar di pantai dan langsung dibawa ke darat agar tidak terhanyut.

"Saya dapat info dari salah satu teman di Tonyaman bahwa ada duyung yang mati, tetapi warga tidak berani mengambil tindakan terlalu jauh karena tidak mau repot berurusan dengan petugas," kata Yusri, Rabu (17/11/2021).

Sementara itu, petugas Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDK) Polewali Mandar, Husyari, mengungkap beberapa bulan lalu juga ditemukan seekor bayi dugong terdampar di pesisir pantai, sekitar pemukiman warga Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa. Bayi dugong itu mati setelah hampir sepekan menjalani karantina untuk perawatan.

"Kita belum tahu apa penyebab kematian dugong ini, yang pastinya baru-baru ini, setidaknya ada dua kasus kematian dugong yang sempat kami data," ucap Husyari.

Kemudian pihak PSDK berkoordinasi dengan petugas Polisi Perairan (Polair) dan unutk proses evakuasi dugong. Mereka juga melakukan pengukuran pada bangkai dugong itu. Pada saat evakuasi, tim juga tidak menemukan adanya tanda-tanda luka ataupun bekas kekerasan yang dilakukan manusia atau hewan lain pada tubuh dugong itu.

Dugong diketahui adalah sejenis hewan mamalia laut yang merupakan salah satu anggota sirenia atau disebut juga gajah laut. Populasi hewan ini dikabarkan sudah menipis dan rentan punah. Dugong mampu bertahan hidup mencapai usia 22 sampai 25 tahun. Dugong atau duyung tidak termasuk golongan ikan karena sifatnya adalah menyusui anaknya dan masih merupakan kerabat evolusi dari gajah.

Tag : #dugong    #ikan duyung    #polewali mandar    #sulawesi barat    #penemuan bangkai dugong   

Baca Juga