Jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSDC Wisma Atlet kembali meningkat

Waspada, Satgas Ungkap Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Melonjak Lagi

rini | Kesehatan | 17-11-2021

PARBOABOA, Jakarta - Dalam laporan terbaru yang dikeluarkan satuan tugas (satgas) penanganan pandemi Covid-19, jumlah pasien yang dirawat inap di RSDC Wisma Atlet, Kebayoran, Jakarta Pusat kembali mengalami peningkatan selama seminggu terakhir.

"Selama seminggu terakhir jumlah orang yang dirawat tampak meningkat secara konsisten pada rentan 248 hingga 273,' ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers secara virtual melalui kanal YouTube BNPB, Selasa (16/11/2021).

Padahal sebelumnya, keterisian tempat tidur di RSDC Wisma Atlet ini sudah mampu ditekan hingga 209. Menurut data terbaru, Wisma Alet saat ini menampung sekitar 215 pasien.

Selain di Wisma Atlet, Wiku juga membeberkan sebanyak 37 Kabupaten/Kota di Jawa-Bali mengalami peningkatan pada BOR rumah sakit Covid-19. Jawa Tengah menjadi provinsi penyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Indonesia saat ini.

"Jika melihat perkembangan kasus di tingkat nasional, terdapat 29 persen atau 37 kabupaten/kota di Jawa-Bali yang kasusnya meningkat dibandingkan minggu sebelumnya. Peningkatan ini paling banyak terjadi di Jawa Tengah dengan 14 kabupaten/kota, diikuti Jawa Timur 12 kabupaten/kota, dan Jawa Barat 8 kabupaten/kota," papar Wiku.

Sayangnya saat kasus positif semakin meningkat, vaksinasi justru mengalami penurunan penyuntikan selama seminggu terakhir.

"Di saat kasus mengalami peningkatan dan sudah semakin banyak orang dirawat, sayangnya laju vaksinasi mengalami penurunan selama tujuh minggu terakhir. Penurunan ini utamanya terjadi pada vaksin merek Sinovac yang juga ternyata tidak dibarengi dengan peningkatan vaksinasi pada vaksin merek lainnya, yaitu Pfizer, Astrazeneca, Moderna, dan Sinopharm," tutur Wiku.

Karena itu, Wiku meminta seluruh pemerintah daerah agar segera meningkatkan cakupan vaksinasi di daerahnya masing-masing. Selain itu, ia juga meminta agar masyarakat tidak memilih-milih merk vaksin yang digunakan, karena semua jenis vaksin yang masuk dan beredar di Indonesia sudah dipastikan keamanan, kualitas, dan juga efektifitasnya berdasarkan uji yang dilakukan oleh BPOM, serta pemantauan oleh instansi dan organisasi profesi terkait.

Tag : covid19, pasien covid meningkat, data covid terbaru, satgas covid, kesehatan

Berita Terkait