Polda Metro Jaya Tegaskan Ojol Boleh Lewati Penyekatan PPKM, Tak Perlu STRP

By Maraden Sidabalok 17 Jul 2021, 15:33:00 WIB Metropolitan
Polda Metro Jaya Tegaskan Ojol Boleh Lewati Penyekatan PPKM, Tak Perlu STRP

Keterangan Gambar : Ojek Online tetap bisa lintasi penyekatan PPKM darurat meskipun tanpa STRP


Jakarta. Seluruh pengemudi ojek berbasis aplikasi online alias ojol diijinkan melewati penyekatan PPKM Darurat, hal ini dikarenakan Ojol sudah menjadi perioritas dimana perannya yang sangat penting dalam masa pembatasan darurat ini.

Polda Metro Jaya melalui Direktur Lalu Lintas Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo kembali menegaskan, pihaknya memberikan prioritas kepada driver ojek online untuk melintas di titik penyekatan. Ini dikarenakan peran ojol sangat penting selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  atau PPKM Darurat.

“Kalau untuk ojol kami prioritaskan ya. Karena di masa pendemi ini semua orang berrdiam diri di rumah, jadi untuk mengurus pengiriman, pesan makanan, dan belanja kebutuhan, mereka menggunakan ojol.

Baca Lainnya :

Kami sudah sampaikan kepada semua personil dilapangan, dan saya tekankan lagi hari ini bahwa ojol kami prioritaskan melewati titik-titik penyekatan,” kata Sambodo kepada awak media, Sabtu, 17 Juli 2021.

Sambodo menyampaikan, walaupun para pengemudi ojol ini belum memiliki Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP), tetapi dengan menunjukan aplikasi yang sesuai dengan data dirinya, kemudian kelengkapan atribut dipersilakan untuk melintas di titik penyekatan.

“Jam berapa saja silahkan. Mau dia antar makanan, jemput orang, tunjukkan saja aplikasinya,” imbuhnya.

Namun, kepolisian akan tetap mewaspadai kepada oknum-oknum yang menyalahgunakan ketentuan ini. Untuk itu Sambodo meminta kerja sama kepada pihak pengelola aplikasi untuk tidak memperjualbelikan dengan bebas atributnya. Aplikator juga diminta untuk memantau penggunaan aplikasinya , dengan begitu tidak ada lagi joki yang menggunakan aplikasi driver dengan data yang tidak sesuai.

“Jadi hanya driver yang bermitra saja yang bisa membeli atribut itu. Karena kami hanya bisa liat dari atributnya saja, tidak mungkin dicek satu persatu,” kata Sambodo.

“Kami sangat memohon kerjasamanya agar kami bisa bertugas dan teman-teman ojol bisa melanjutkan pekerjaannya,” tambahnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment