Perdagangan ke Arab Saudi di 2022 Meningkat 45,42 Persen, Kemendag: Peluang Ekspor Masih Terbuka

Dimas | Ekonomi | 24-01-2023

Pengusaha Indonesia dan Arab Saudi didampingi Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, tandatangani 8 perjanjian kerjasama dagang di Kantor Federation Saudi Chamber di Jeddah, Arab Saudi pada Senin, 23 Januari 2023 (Dok: Kementerian Perdagangan RI)

PARBOABOA, Jakarta -  Nilai perdagangan Indonesia-Arab Saudi pada Januari-November 2022 capai 7 miliar dollar amerika, meningkat 45,42 persen pada periode yang sama di 2021 sebesar 5,5 miliar dollar amerika.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan (Kemendag), Didi Sumedi mengatakan, peluang ekspor Indonesia ke Arab saudi masih terbuka lebar. 

“Kami mengajak para pelaku usaha untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan optimal sehingga ekspor Indonesia ke Arab Saudi semakin meningkat,” ucap Didi di Kantor Federation Saudi Chamber di Jeddah, Arab Saud, Senin (23/01/2023) malam.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan ekspor dan nilai perdagangan ke negara mitra dagang strategis dan non tradisional, salah satunya Arab Saudi.

Atase Perdagangan Riyadh Gunawan menambahkan, kerja sama perdagangan antara antar kedua negara akan memiliki dampak yang baik. Di mana, peluang Indonesia lebih dikenal masyarakat Arab Saudi lebih terbuka.
“Kami akan terus mendorong lebih banyak kerja sama dengan pelaku usaha Arab Saudi untuk meningkatkan ekspor nonmigas,” pungkasnya.

Untuk diketahui, ada delapan kontrak kerja sama yang telah ditandatangani antara pengusaha Indonesia dengan lima pengusaha Arab Saudi. Nilainya mencapai 155,7 juta dollar amerika atau sekitar Rp2,3 triliun.

Tag : #kementerian perdagangan    #ekspor    #ekonomi    #arab saudi    #pengusaha    #bahan pangan    #jamaah haji    #umroh    #berita ekonomi   

Baca Juga