Pelaku penyebar hoax Babi Ngepet, Adam Ibrahim menjalani sidang putusan di Pengadilan Negeri Depok, Senin 6 Desember 2021.

Pelaku Hoax Babi Ngepet Depok Divonis 4 Tahun

Maraden | Daerah | 07-12-2021

PARBOABOA, Depok – Pelaku pembuat hoaks babi ngepet di Depok, Adam Ibrahim dijatuhi vonis hukuman selama 4 tahun penjara dalam kasus melakukan kabar bohong atau hoax babi ngepet.

Putusan itu dibacakan oleh hakim Iqbal Hutabarat yang memimpin jalannya sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Negeri Depok, Senin (6/12/2021). 

“Menyatakan terdakwa Adam Ibrahim alias Adam bin Haji Luki, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyiarkan berita bohong,” ungkap Hakim Iqbal dalam persidangan.

Terdakwa Adam dinyatakan dengan sah dan terbukti memperoduksi dan menyebarkan berita bohong tentang babi ngepet atas vois yang dijatuhkan.

"Menjatuhkan pidana terhadap Adam Ibrahim alias Adam bin Haji Luki dengan pidana penjara selama 4 tahun. Memerintahkan terdakwa agar tetap ditahan,” sambung hakim.

Dalam persidangann Hakim memaparkan sejumlah alasan yang memberatkan terdakwa, diantarnya perbuatan terdakwa yang dianggap meresahkan dan menimbulkan keonaran bagi warga Depok.

“Perbuatan terdakwa tidak menjadi contoh yang baik untuk masyarakat,” papar Hakim.

Adam Ibrahim yang dihadirkan secara daring dalam sidang tersebut mengakui semua perbuatan dan menyatakan menerima atas putusan tersebut.

“Saya iklas,” ujar Adam.

Adam dianggap bersalah karena telah menyebarkan berita bohong yang menyebabkan kegaduhan di masyarakat. Kasus rekayasa isu babi ngepet itu terjadi pada April 2021 lalu di Bedahan, Sawangan, Depok.

Adam membeli anak babi itu secara online seharga Rp 900.000 plus ongkos kirim seharga Rp 200.000. Kemudian, ia menyusun skenario penangkapan babi yang belakangan disembelih itu bersama beberapa orang lainnya. Adam melakukan rekayasa ini supaya dirinya lebih terpandang sebagai tokoh kampung.

Kemudian dia mengatakan kepada warga bahwasanya babi ngepet akan bisa terlihat jika ditangkap dengan telanjang bulat, gunanya agar babi ngepet tersebut bisa terlihat jelas, sehingga dapat dengan mudah menangkap binatang jadi-jadian tersebut.

Yang membuat semakin heboh, Adam dengan pengeras suara dengan gaya meyakinkan menyebut itu bukan hanya sekadar babi, melainkan manusia yang berubah menjadi babi.

Kini Adam mengaku menyesali perbuatannya yang menimbulkan keonaran di tengah masyarakat. Dia berjanji tak akan mengulangi perbuatannya di kemudian hari.

Tag : #babi ngepet    #penyebar hoaks    #depok    #tersangka hoaks babi ngepet    #adam ibrahim   

Baca Juga