Rangkaian Turnamen Bulutangkis Internasional Asian Leg yakni Indonesia Open, Indonesia Masters, dan BWF World Tour Final 2021.

PBSI pastikan Asian Leg di Bali Tanpa Penonton, alasannya kondisi Tempatnya yang kecil

Maraden | Olahraga | 06-10-2021

PARBOABOA – Rangkaian turnamen bulutangkis Asian Leg yang akan digelar di Bali pertengahan November mendatang dipastikan bergulir tanpa penonton. Indonesia yang menjadi tuan rumah Asian Leg setelah Badminton World Federation (BWF) memperbarui kalender turnamen bulutangkis internasional di penghujung tahun 2021.

Asian Leg merupakan rangkaian tiga turnamen bulutangkis skala Internasional yakni Indonesia Open, Indonesia Masters, dan BWF World Tour Final 2021. Ketiganya berlangsung mulai 16 November hingga 5 Desember mendatang di Bali International Convention Center.

Namun PBSI telah memastikan kertiga turnamen itu akan dilangsungkan tanpa menghadirkan penonton. PBSI menyebut alasannya karena tempat yang kecil yang tidak memungkinkan untuk mendatangkan penonton.

"Salah satu yang menjadi indikator tidak ada penonton karena tempatnya kecil. Paling sponsor dan tamu undangan saja belum tentu muat," kata Kepala bidang Hubungan Internasional PBSI, Bambang Roedyanto saat dikonfirmasi, Rabu (6/10/2021).

Alasan lainnya yang menjadi perrtimbangan ditiadakannya penonton pada turnamen tersebut ialah situasi pandemi COVID-19 yang belum reda juga hingga pada pelaksanaan turnamen tersebut.

"Nanti kami disalahkan, karena ini akan datang pemain asing juga. Memang kami tak mau ada penonton karena masih ada pandemi. Kami tak ingin ambil risiko, nanti ada minta foto ini atau apa, dan kami menghindari hal itu," ujarnya.

Rudy menambahkan pihaknya nanti akan menerapkan sistem ‘bubble’ karena tak ingin orang masuk sembarangan, sehinga menurutnya lebih baik orang yang akan dilibatkan nanti seminimum mungkin.

Untuk keputusan itu, Rudy berharap pecinta bulutangkis memakluminya. Ia juga mengimbau agar masyarakat tetap menonton turnamen dari rumah saja.

"Ya sudah, tonton di rumah saja, habis gimana? Kita bisa mengadakan turnamen internasional saja sudah bersyukur dan sudah bagus pemain asing bakal datang. Kalau tak begitu tak dapat izin pemerintah. " pungkas Rudy.

Tag : olahraga, turnamen bulutangkis, asian leg, indonesia open, indonesia masters

Berita Terkait