Mural Kami Lapar Tuhan

Mural Kami Lapar Tuhan di Jakarta Pusat Dihapus oleh Warga

rini | Nasional | 27-08-2021

PARBOABOA, Jakarta Pusat - Mural viral bertuliskan "Kami Lapar Tuhan" di Wilayah Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat dihapus pada Kamis (26/8). Penghapusan dilakukan dengan menutupi kembali area permukaan tembok dengan cat warna hitam.

Mural yang menggambarkan dua televisi yang di dalamnya terdapat tulisan berbeda itu sempat viral di media sosial.

Gambar televisi pertama bertulisan kalimat 'Yang bisa dipercaya dari TV cuma adzan'. Sedangkan dalam gambar televisi kedua bertuliskan 'Kami Lapar Tuhan'. Selain itu, ada pula tulisan sindiran kepada pemerintah "Jangan Takut Tuan-tuan, Ini Cuma Street Art".

Kasatpol PP Tanah Abang Budi Salumun membenarkan mural itu terdapat di kawasan Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Namun, saat Satpol PP melakukan pengecekan, mural itu sudah dihapus.

Mural itu memang ada di Kebon Kacang, sebelumnya  kita cek masih ada. Tapi sore kami menerima berita juga dari luar, ada pertanyaan itu mural dihapus ya, kita cek lagi ternyata iya (sudah dihapus)," kata Budi saat dimintai konfirmasi, Kamis (26/8/2021).

Budi memastikan bukan aparat pemerintah yang menghapus mural tersebut. Dia menyebut, saat Satpol PP tiba di lokasi, mural sudah dihapus menggunakan cat hitam.

"Bukan dari kita, mungkin masyarakat di sekitar," sambungnya.

Belakangan, peristiwa penghapusan mural di berbagai tempat kerap terjadi. Aksi tersebut gencar dilakukan oleh aparatur pemerintah daerah masing-masing.

Diantaranya ada mural mirip Jokowi dengan tulisan "404: not Found", lalu mural bertuliskan 'Di Paksa Sehat di Negara yang Sakit'. Ada juga mural "Wabah Sesunguhnya adalah Kelaparan" dan mural "Orang Miskin Dilarang Sakit".

Padahal menjamurnya mural dan grafiti penuh muatan kritikan merupakan suara para seniman untuk berekspresi di tengah pandemi.

Tag : #mural    #Street Art   

Baca Juga