Moeldoko memberikan kuliah umum di Universitas Brawijaya.

Beri Kuliah Umum Industri Mobil Listrik, Moeldoko Undang Mahasiswa UB Magang di Perusahaan Miliknya

Maraden | Pendidikan | 13-11-2021

PARBOABOA, Malang – Kepala Staf Kepresidenan RI, Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Moeldoko menyampaikan kuliah umum Universitas Brawijaya Malang. Kuliah umum diikuti para dosen dan mahasiswa UB ini sangat menarik, karena topik yang diangkat adalah isu yang sangat menarik di era globalisasi industri saat ini termasuk isu lingkungan terkait emisi global.

Tema yang diangkat moeldoko adalah Industri Mobil Listrik Indonesia Menuju Indonesia Maju. Kuliah umum itu digelar di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya di Kota Malang, Jawa Timur.

Kegitan itu diikuti para dosen dan 100 orang mahasiswa UB yang mengaku tertarik dengan isu yang diangkat mengenai mobil listrik yang bakal menjadi mobil masa depan.

Moeldoko melakukan kegiatan itu pada saat melaksanakan kunjungan kerjanya ke Jawa Timur. Dia mengatakan kalau industri mobil listrik di Indonesia diprediksi akan menjadi kendaraan masa depan. Menurut dia hal ini harus menjadi perhatian segenap komponen masyarakat, termasuk dunia kampus.

Moeldoko menyoroti perkembangan industri kendaraan listrik, yang menurutnya termasuk dalam cakupan pada penguatan SDM sebagai teknologi baru, dan transformasi ekonomi hijau.

Moeldoko berharap Indonesia untuk mampu menguasai teknologi mobil listrik, sehingga tidak  ketinggalan dengan negara lain.

Moeldoko menambahkan, bahwa pemerintahan Presiden Jokowi sudah mengeluarkan Peraturan Presiden no 55/2018. Perpres itu memfokuskan pada lima hal, termasuk penguatan sumber daya manusia dan transformasi ekonomi.

Mantan Panglima TNI ini mengatakan penguasaan atas teknologi mobil listrik menjadi tantangan yang harus dijawab. Selain itu bahan baku baterai untuk mobil listrik melimpah di Indonesia bisa diaplikasikan dalam pengembangan mobil listrik di Indonesia yang akan menjadi faktor penyeimbang penggunaan bahan bakar fosil. Dengan adanya mobil listrik diharapkan juga bisa menekan gas emisi.

Moeldoko juga berharap para leasing atau pembiayaan untuk tidak ragu memberikan backup, sehingga industri mobil listrik juga bisa berkembang di Indonesia.

“Saya optimis kita mampu mewujudkan mobil listrik ini di Indonesia. Oleh karena itu, kita lakukan sosialisasi seperti ini dulu biar lebih jelas," ungkap Moeldoko di hadapan peserta kuliah yang hadir.

Sebelum mengakhiri kuliah umum, Moeldoko mengajak mahasiswa UB untuk magang di perusahaan mobil listrik yang didirikan oleh dirinya di Kudus, Jawa Tengah, yakni PT Mobil Anak Bangsa (MAB).

Tag : moeldoko, universitas brawijaya, kuliah umum, kendaraan listrik, pendidikan

Berita Terkait