Menko PMK: 14.490 Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur akan Direhabilitasi Tahap I

Penulis : Maesa | Nasional | 01-12-2022

Penampakan bangunan yang rusak akibat gempa bumi Magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat. (Foto: Parboaboa/Rendi Ilham)

PARBOABOA, Jakarta – Sebanyak 14.490 rumah yang rusak akibat gempa bumi Magnitudo 5,6 yang mengguncang Cianjur, Jawa Barat akan direhabilitasi tahap satu oleh pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. Ia juga menyebut, sejumlah rumah yang rusak itu sudah terverifikasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga 29 November 2022. Kemudian, lanjut Muhadjir, pembangunan hunian tersebut akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemerintah daerah (Pemda) serta BNPB.

"Sebanyak 14.490 rumah yang terdata kerusakannya dan telah diverifikasi oleh pihak BNPB. Data dikunci sementara. Biar tidak tumpang tindih data akan difinalisasi jadi ini kita anggap sebagai batch 1. Sudah kita tutup nanti kemudian kita lanjut batch 2,” kata Muhadjir dalam keterangannya, Kamis (01/12/2022).

“Untuk gelombang pertama proses pembangunan hunian oleh BNPB, Pemda, dan Kementerian PUPR," lanjutnya.

Muhadjir mengatakan, saat dirinya melakukan kunjungan yang ketiga kalinya ke Cianjur, ia mendapat laporan dari kepala BNPB Suharyanto serta Bupati Kab. Cianjur Herman Suherman bahwa penanganan bencana di lokasi gempa sudah semakin membaik dan terorganisir. Selain itu, menurut data yang diterima Menko PMK, berbagai bantuan mulai dari tenda, sandang, pangan dan logistik telah diberikan hingga ke tempat-tempat yang terisolasi.

”Termasuk mereka yang tinggal di daerah terisolasi sudah bisa dijangkau sudah bisa mendapatkan bantuan dari posko pusat. Sekarang ini sudah berjalan dengan baik,” ungkap Muhadjir.

Menko PMK juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menjadikan lokasi bencana sebagai tempat wisata dadakan karena akan mengganggu mobilitas bantuan.

"Jadi saya mohon kesadarannya pada warga yang berminat meninjau lokasi sudah kita hargai minatnya. Tapi sebaiknya untuk menahan diri tidak ikut ramai-ramai datang ke lokasi karena akan mengganggu mobilisasi bantuan yang akan diberikan," ujarnya.

Sementara itu, tambah Muhadjir, untuk warga yang ingin memberikan bantuan, bisa melalui posko pusat di Kantor Bupati Cianjur. Hal ini dilakukan agar bantuan yang diterima dapat disalurkan secara merata kepada seluruh korban yang terdampak.

Editor : -

Tag : #gempa cianjur    #menko pmk    #nasional    #rehabilitasi rumah    #jawa barat    #kementerian pupr    #bnpb   

Baca Juga