Menjelang Nataru, Harga Sembako Melonjak Naik di Jakarta Utara

Penulis : Maesa | Metropolitan | 05-12-2022

Pedagang telur di Pasar Tradisional Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (05/12/2022). (Foto: Parboaboa/Maesa Ayudiah)

PARBOABOA, Jakarta - Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru) harga sejumlah bahan pokok di Pasar Tradisional Kelapa Gading, Jakarta Utara terus merangkak naik hingga puncak Nataru akhir tahun ini.

Dari pantauan Tim Parboaboa di lokasi pada Senin (05/12/2022), kenaikan harga sembilan bahan pokok (Sembako) ini telah dimulai sejak satu pekan yang lalu.

Adapun kenaikan harga itu meliputi telur, dari harga awal Rp28.000 per kilogram, naik menjadi Rp32.000 per kilogram, dan beras premium, dari harga awal Rp18.000 per liter naik menjadi Rp19.000 per liter.

Kondisi serupa juga terjadi pada cabe dan tomat yang kenaikan harganya mencapai Rp25.000 per kilogram dari yang sebelumnya Rp8.000 per kilogram. Selain itu, untuk ayam potong, naik menjadi Rp50.000 per kilogram hingga Rp55.000 per kilogram dari harga sebelumnya Rp35.000 per kilogram.

"Kenaikan cabe beda beda sih, ada yang Rp10.000 ada yang Rp5.000. Kalo cabe keriting naik Rp10.000 dari Rp20.000-Rp25.000 melonjak jadi Rp30.000 sampai Rp32.000. Tomat juga naik, dari Rp8.000 jadi Rp25.000. Kalau tomat ada yang murah, tergantung kondisi fisiknya, kalau jelek ya murah, tapikan kita jual kualitas ya, jadi mahal," papar hafidz di Pasar Tradisional Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (05/12/2022).

"Menjelang nataru itu pasti naik. Rp27.000 sekarang untuk ayam 1 ekor. Beda lagi harganya kalau daging. Daging itu Rp55.000 dadanya aja ya, kalau paha itu Rp50.000 per kilogram. Nanti mendekati nataru bisa lebih naik lagi, tapi untuk sekarang peminatnya belum terlalu banyak dan untuk stok juga masih banyak," ungkap Suryadi penjual ayam di lokasi.

Sementara itu, untuk saat ini, bahan pangan lainnya seperti daging sapi dan ikan belum mengalami kenaikan. Namun, harga akan naik 10 persen mendekati nataru. Hal tersebut dijelaskan oleh salah satu pedagang ikan, Rudi di lokasi. Menurutnya, kenaikan harga itu tergantung dari pemasok dan waktu-waktu tertentu saja.

"Hari-hari raya ini pasti naik, tapi tidak sekarang. Nanti di tanggal 20 biasanya, naik 10 persen, tergantung pemasoknya, kalau mereka (pemasok ikan) menaikan harga, kita (penjual) juga pasti naik. Untuk sekarang masih normal," tutur Rudi.

Antisipasi Kenaikan Sembako Jelang Nataru

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengantisipasi kenaikan sembako dengan meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk menyiapkan subsidi ongkos angkut agar harga bahan pangan tetap stabil.

“Jelang Natal dan Tahun Baru 2023, dikhawatirkan kenaikan harga terjadi pada sejumlah komoditi. Itu ada dana 2 persen dari dana cadangan tidak terduga untuk subsidi kebutuhan kita sehari-hari,” kata Mendag yang biasa disapa Zulhas ini saat melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan pkpk, Jumat (02/12/2022).

“Misal bawang dari mana datangnya, nanti ongkos dari pemerintah daerah yang menanggung sehingga harga tetap stabil,” paparnya.

Zulhas juga memastikan bahwa stok sembako akan cukup untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru 2023.

Editor : -

Tag : #nataru    #sembako    #metropolitan    #jakarta utara    #mendag    #zulhas    #harga sembako naik   

Baca Juga