ilustrasi virus covid-19

Lonjakan Kasus Covid-19 di Sumut

Sarah | Daerah | 09-02-2022

PARBOABOA, Medan - Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 kembali melaporkan kasus positif Covid-19 di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kasus positif covid-19 di Sumut bertambah menjadi 538 orang. Sehingga total kasusnya melonjak menjadi 108.371 orang.

Sementara itu, orang yang sembuh bertambah 25 orang sehingga totalnya menjadi 103.365 orang. Sedangkan untuk kasus kematian menjadi 2.904 orang. Oleh karena itu, kasus aktif atau pasien Covid-19 yang sedang menjalani perawatan meningkat menjadi 2.111 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumut, dr Aris Yudhariansyah mengatakan bahwa sebanyak 238 orang pasien Covid-19 yang sedang dirawat merupakan kasus probable omicron.

Untuk melakukan pengendalian terhadap penyebaran omicron, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pun mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 440/1413/2022 yang ditujukan kepada seluruh masyarakat baik di Kabupaten ataupun Kota di Sumut.

"Melalui surat itu, Gubernur meminta agar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dilaksanakan secara Hybird (50 persen daring dan 50 persen luring) pada satuan pendidikan yang ada di wilayah kabupaten/kota masing-masing, mulai 7 Februari sampai dengan pemberitahuan selanjutnya," ucapnya.

Aris menambahkan, agar Isolasi atau karantina yang berpusat di kabupaten dan kota tetap diaktifkan bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 yang tidak memenuhi syarat klinis dan rumah sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan Nomor: HK.02.01/Menkes/18/2022 tentang pencegahan dan pengendalian kasus Covid-19 varian omicron (B.1.1.529).

"Pelayanan telemedisin kepada pasien terkonfirmasi Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri agar diberikan melalui aplikasi Rawat Covid Sumut untuk warga Kota Medan," tandasnya.

Tag : #covid-19    #omicron    #gubernur sumut    #berita sumut   

Baca Juga