Novia Widyasari Rahayu (23) ditemukan tewas di makam ayahnya. Tak jauh dari jasad korban ditemukan cairan yang disebut mengandung potassium.

Fakta-fakta Kematian Novia Widyasari, Depresi Dianggap Aib Keluarganya Sendiri

Maraden | Hukum | 06-12-2021

PARBOABOA – Novia Widyasari Rahayu (23), mahasiswi Universitas Brawijaya, ditemukan meninggal di makam sang Ayah, di Dusun Sugian, Desa Japan, Kecamatan Suko, Kabupaten Mojokerto pada 2 Desember 2021 sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Dari penelusuran ditemukan sejumlah fakta yang mengatakan bahwa Bripda Randy sudah berkenalan dengan korban sejak bulan Oktober 2019.

Keduanya bertemu dalam sebuah acara di Malang yang berlanjur dengan menjalin hubungan pacaran.

Disetubuhi Pacar Hingga Hamil

Sebelum ditemukan meninggal, diketahui bahwa Novia tengah mengandung anak dari pacarnya, Randy, Seorang anggota polisi berpangkar Bripda di Polres Pasuruan Jawa Timur.

Kronologi lengkap masalah yang dihadapi oleh Novia ini dibagikan langsung oleh salah satu akun Twitter @belaw** yang mengaku kawan akrab korban. Ia menceritakan bahwa Novia hamil setelah disetubuhi oleh sang pacar.

Keduanya sering melakukan hubungan seksual yang terjadi mulai tahun 2020 hingga 2021. Merka melakukannya di wilayah Malang di kamar kos maupun di hotel.

Pacar Tak Mau Tanggung Jawab

Mengetahui pacarnya hamil, Randy membujuk Novia untuk menggugurkan kandungannya. Tapi Novia enggan melakukan hal itu dan justru meminta Randy bertangungjawab.

Novia akhirnya memberitahukan orang tua Randy tentang kehamilanya. Namun keluarga Randy mengatakan kalau pihaknya tidak akan bertanggung jawab.

Orang tua Randy yang merupakan anggota DPRD di slaah satu kabupaten di Jawa Timur itu beralasan kalau Randy dan Novia belum bisa menikah karena Randy baru memulai pendidikannya dikepolisian.

Dipasksa Gugurkan Kandungan

Keesokan paginya, Randy memaksa Novia meminum 4 butir obat dan memaksa Novia untuk tidak makan apapun setelah meminum obat tersebut.

Sampai sore akhirnya korban ia merasakan perutnya sangat sakit. Waktu ke toilet, ada lendir darah yang keluar dari perutnya. Dia tahu bahwa itu janinnya tapi dia takut untuk melihatnya.

Dua hari setelahnya, korban drop sampai akhirnya opname di salah satu rumah sakit karena kondisinya kritis.

Depresi Karena Dianggap Mempermalukan Keluarga

Sepulangnya dari rumah sakit, Novia semakin depresi. Saat menceritakan hal yang dialaminya pada eluaragnya, sang Bunda dan pamannya bukannya memberi dukungan. Novia justru dianggap sudah mempermalukan keluarga.

Paman korban malah selalu memberikan ancaman akan membunuh korban karena telah membuat aib keluarga.

Karena tak tahan atas tekanan yang dialaminya, Novia nekat mengakhiri hidupnya di atas pusara sang Ayah.

Bunuh Diri Dengan Minum Sianida

Kabarnya, Novia menenggak minuman bersianida untuk mengakhiri hidupnya. Korban ditemukan tewas di area makam di Dusun Sugian, Desa Japan, Kecamatan Suko, Kabupaten Mojokerto. Tak jauh dari jasad korban ditemukan cairan yang disebut mengandung potassium.

Usai berita kematiannya tersebar, hashtag #SaveNoviaWidyasari viral dan disebarkan sebanyak lebih dari 64 ribu kali di Twitter.

Tagar #SaveNoviaWidyasari merupakan bentuk dukungan dan kenangan dari netizen untuk mendiang Novia. Netizen berharap agar Randy dan keluarga segera dihukum seberat-beratnya.

Tag : #novia widyasari    #bunuh diri    #mahasiswi bunuh diri    #bunuh diri karena dihamili   

Baca Juga