Bakat vs Minat (Dok. Solutiva)

5 Perbedaan Bakat dan Minat yang Sering Disalahartikan

Olivia | Pendidikan | 28-05-2022

PARBOABOA – Selama ini banyak yang beranggapan bakat dan minat itu sama. Namun sebenarnya, minat dan bakat adalah dua hal yang berbeda. Perbedaan keduanya jelas terlihat dari berbagai aspek yang terdapat didalamnya.

Seseorang yang memiliki minat terhadap sesuatu, belum tentu dia berbakat dalam hal tersebut. Bakat akan terlihat bagus jika memiliki minat yang kuat, begitu juga sebaliknya. Meski terlihat tak sama, kedua hal ini saling terhubung.

Sebelum melanjut ke perbedaan keduanya, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu bakat dan minat.

Pengertian Bakat

Bakat adalah suatu kemampuan yang dimiliki seseorang dimana kemampuan itu telah melekat di dirinya sejak lahir. Orang yang berbakat lebih cepat mengerjakan hal-hal tertentu dan mendapat hasil yang baik dibanding orang biasa.

Bakat setiap individu juga berbeda-beda. Walau memiliki bakat dibidang yang sama, kemampuannya pun pasti akan berbeda juga. Contohnya dalam hal menyanyi, si A bisa saja lebih condong bernyanyi dengan nada Alto, sementara si B menggunakan nada Sopran.

Meski kemampuan A dan B berbeda, bakat yang mereka miliki sama-sama dibidang seni suara. Untuk contoh bakat lainnya, dibedakan menjadi dua bagian, yakni:

1. Bakat umum, yang lebih fokus terhadap kemampuan dasar dan dimiliki setiap individu. Misalnya, mampu berbicara, berpikir, bergerak atau berjalan, membaca dan menulis.

2. Bakat khusus, dengan kemampuan atau potensi yang tidak dimiliki semua individu. Misalnya, bakat numerik yang dimiliki seseorang karena kemampuannya dibidang bentuk angka atau matematika.

Pengertian Minat

Minat adalah keinginan atau dorongan yang kuat dalam diri setiap individu terhadap sesuatu. Minat akan tumbuh dan berkembang secara alamiah disetiap individu. Orang yang dengan sengaja mengembangkan atau mengasah minatnya, secara tidak langsung dapat menyalurkan bakat terpendam dalam dirinya.

Contoh minat dibagi menjadi 2 bagian menurut jenisnya, yakni:

1. Minat vokasional, yang fokus akan bidang-bidang pekerjaan. Misalnya, minat kegiatan fisik, komersial, maupun profesional.

2. Minat avokasional, yang bertujuan memperoleh kepuasan atau dilakukan atas dasar hobi. Misalnya, hiburan, petualang, ketelitian dan apresiasi.

Perbedaan Bakat dan Minat

Seperti yang telah diungkapkan sebelumnya, selama ini orang-orang telah salah mengartikan antara minat dan bakat, karena keduanya memang memiliki keterkaitan satu sama lain. Yuk, simak perbedaan bakat dan minat berikut.

1. Bakat sudah ada sejak lahir, sementara minat muncul selama masa tumbuh kembang dan karena merasa tertarik akan satu hal. Minat dapat berubah menjadi bakat jika sering diasah.

2. Bakat harus dilatih dan membutuhkan minat. Jika tidak ada minat, orang itu tidak akan menyadari bakatnya dan tidak dapat mengembangkannya. Sedangkan minat tidak membutuhkan bakat

3. Meski bakat perlu dilatih, tapi tidak memerlukan latihan yang intens. Berbeda dengan minat, yang harus dilakukan secara intens.

4. Proses pengembangan bakat tidak sesulit minat yang butuh kerja keras.

5. Orang yang memiliki minat akan lebih berkembang dibandingkan yang memang dari awal telah memiliki bakat namun tidak pernah diasah. Hal ini akan membuat bakat selamanya terpendam.

Semoga melalui serangkaian penjelasan tersebut, kamu tidak lagi menganggap bakat dan minat sama meski keduanya tidak dapat dipisah. Dan kamu juga bisa menemukan bakatmu sendiri dari minat yang selama ini kamu lakukan.

Tag : #bakat    #minat    #pendidikan    #contoh bakat    #contoh minat    #perbedaan bakat dan minat   

Baca Juga