Ayat Seribu Dinar: Latin, Arab, Terjemahan, Makna dan Keutamaannya

Sari | Islam | 11-01-2023

Ayat Seribu Dinar Latin, Arab, Terjemahan, Makna dan Keutamaannya (Foto: Parboaboa/Lamsari)

PARBOABOA, Pematang Siantar – Ayat seribu dinar merupakan salah satu doa pendek yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Doa tersebut seringkali dikaitkan sebagai harapan untuk membuka pintu rezeki dari Allah SWT.

Cara mengamalkan doa seribu dinar tentunya bisa kapan saja, termasuk ketika selesai melaksanakan sholat fardu, sunnah atau dalam rangkaian zikir.

Sebelum membahas lebih jauh tentang cara mengamalkannya, berikut Parboaboa sudah merangkum dari berbagai sumber tentang penulisan ayat seribu dinar latin, arab, terjemahan, makna dan keutamaannya. Untuk itu, langsung simak ulasan di bawah ini ya.

Bacaan Ayat Seribu Dinar Latin dan Arab

Penggalan doa seribu dinar sebenarnya berasal dari salah satu surat AL Quran, yakni Surat At Talaq ayat 2-3 yang berbunyi sebagai berikut:

Ayat Seribu Dinar Arab:

(2) فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا۟ ذَوَىْ عَدْلٍ مِّنكُمْ وَأَقِيمُوا۟ ٱلشَّهَٰدَةَ لِلَّهِ ۚ ذَٰلِكُمْ يُوعَظُ بِهِۦ مَن كَانَ يُؤْمِنُ بِٱللَّهِ وَٱلْيَوْمِ ٱلْءَاخِرِ ۚ وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجْعَل لَّهُۥ مَخْرَجًا

(3) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى ٱللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُۥٓ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمْرِهِۦ ۚ قَدْ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَىْءٍ قَدْرًا

Ayat Seribu Dinar Latin:

(2) Fa iza balagna ajalahunna fa amsikuhunna bima'rufin au fariq hunna bima'rufiw wa asy-hidu zawai'adlim minkum wa aqimusy-syahadata lillah, zalikum yu'azu bihi mang kana yu'minu billahi wal-yaumil-akhir, wa may yattaqillaha yaj'al lahu makhraja.

(3) Wa yarzuqu min haisu la yahtasib, wa man yatawakkal alallah fa huwa hasbuh, innallaha baligu amrih, qad ja'alallahu likulli syai in qadra.

Artinya: "(2) Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rukuklah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar."

"(3) Dan memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu."

Makna Ayat Seribu Dinar

Melansir dari jurnal.radenfatah.ac.id mufasssir, Quraish Shihab menginterpretasikan tentang doa seribu dinar sebagai “ayat tersebut tidak menyatakan seseorang akan menjadi kaya raya”.

Di sisi lain, rezeki tidak hanya dalam bentuk materi, bisa saja kepuasan hati. Ulama kondang itu mengartikan rezeki tidak semerta-merta selalu bersifat material, tetapi juga bersifat spiritual.

Ayat seribu dinar menjanjikan rezeki dan kecukupan bagi mereka yang bertaqwa dan mengamalkannya. Rasulullah SAW juga mengancam, bagi siapa yang durhaka atau berbuat dosa akan diberi kesempitan rezeki. Quraish Shihab merujuk kepada hadis riwayat Ibn Majah, Ibn Hibban dan Al-Hakim melalui Tsauban ra:

“Tidak  ada  yang  menampik  takdir  kecuali do’a,tidak  ada  yang menambah  umur kecuali  kebajikan  yang  luas,  dan  sesungguhnya  seseorang dihindarkan  dari  rezeki akibat  dosa  yang  dilakukannya”(M.  Quraish  Shihab, 2002: 297).

Keutamaan dari Doa Seribu Dinar

Merangkum dari berbagai sumber, doa seribu dinar memiliki sejumlah manfaat dan keutamaan, yaitu:

1. Allah SWT mendatangkan rezeki yang tak diduga-duga

Barang siapa yang bertakwa kepada Allah dengan mentaati semua apa yang diperintahkan dan meninggalkan semua apa yang dilarang, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar dari urusan dan memberikan rezeki dari arah yang tak diduga-duga.

Di dalam kitab Musnad Imam Ahmad disebutkan bahwa dari Abu Dzar mengatakan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

 "يَا أَبَا ذَرٍّ، لَوْ أَنَّ النَّاسَ كُلَّهُمْ أَخَذُوا بِهَا كَفَتْهُمْ". وَقَالَ: فَجَعَلَ يَتْلُوهَا ويُرددها عَلَيَّ حَتَّى نَعَست، "

Hai Abu Zar, seandainya semua manusia mengamalkan ayat ini yakni Surat At Thalaq ayat 2-3, niscaya mereka akan diberi kecukupan. Abu Zar melanjutkan, bahwa lalu Rasulullah Saw. membaca ayat ini berulang-ulang kepadanya hingga ia merasa mengantuk.

2. Mendapatkan Pertolongan saat Kesusahan

Ketika Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma melewati ayat 2 dalam surah Ath-Thalaq, beliau mengatakan,

ينجيه من كل كرب في الدنيا والآخرة

“Allah ‘Azza wajalla akan membebaskannya dari setiap kesulitan dunia dan akhirat.” (Tafsir Ibnu Katsir, 8: 146).

Rabi’ bin Haitsam rahimahullah mengatakan,

“Maksud dari ayat (يجعل له مخرجا) adalah (akan dibebaskan) dari seluruh kesulitan yang dianggap menghimpit oleh manusia.” (Tafsir Ibnu Katsir, 8: 146).

Ibnu Katsir rahimahullah mengatakan,

ومن يتق الله فيما أمره به، وترك ما نهاه عنه، يجعل له من أمره مخرجا، ويرزقه من حيث لا يحتسب، أي: من جهة لا تخطر بباله

“(Maksud adalah) barangsiapa bertakwa kepada Allah dengan menjalankan perintah-Nya, meninggalkan larangan-Nya, maka Allah akan berikan jalan keluar untuk hamba tersebut dan memberi rezeki dari arah yang sebelumnya tidak disangka.” (Tafsir Ibnu Katsir, 8: 146)

3. Perintah Tawakal kepada Allah

Bagi mereka yang bertawal kepada Allah, maka akan dicukupkan keperluannya. Bertawakal artinya berserah diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada-Nya keberhasilan usaha.

Diriwayatkan oleh Abdullah Ibnu Mas'ud bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ -هُوَ ابْنُ مَسْعُودٍ-قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "مَنْ نَزَلَ بِهِ حَاجَةٌ فَأَنْزَلَهَا بِالنَّاسِ كَانَ قَمِنًا أَنْ لَا تُسَهَّل حَاجَتُهُ، وَمَنْ أَنْزَلَهَا بِاللَّهِ أَتَاهُ اللَّهُ بِرِزْقٍ عَاجِلٍ، أَوْ بِمَوْتٍ آجِلٍ".

Artinya: Dari Abdullah ibnu Mas'ud yang mengatakan bahwa Rasulullah Saw. telah bersabda: Barang siapa yang mempunyai suatu keperluan, lalu ia menyerahkannya kepada manusia, maka dapat dipastikan bahwa keperluannya itu tidak dimudahkan baginya. Dan barang siapa yang menyerahkan keperluannya kepada Allah Swt., maka Allah akan mendatangkan kepadanya rezeki yang segera atau memberinya kematian yang ditangguhkan (usia yang diperpanjang).

Nabi Muhammad SAW mengatakan:

من أكثر من الاستغفار جعل الله له من كل هم فرجا، ومن كل ضيق مخرجا، ورزقه من حيث لا يحتسب

“Barangsiapa yang memperbanyak istigfar, maka Allah akan berikan jalan keluar dari segala macam kepayahan dan kesempitan. Dan Allah akan berikan rezeki dari arah yang tidak disangka.” (HR. Ahmad 1: 248)

FAQ – Tentang Ayat Seribu Dinar

  • Bagaimana cara mengamalkan ayat seribu dinar?

Penelitian Aban Al-Hafi yang bertajuk Living Quran tentang cara mengamalkan ayat seribu dinar dapat dilakukan kapanpun di waktu luang, membaca di waktu khusus yang ditentukan secara pribadi, membaca doa seribu dinar ketika membuka usaha, mangamalkan sembari bershalawat, memanjatkan doa setelah sholat wajib, salat fajar, salat sunnah fajr, dan dhuha.

  • Ayat seribu dinar di surat apa?

Penggalan ayat seribu dinar berasal dari salah satu surat AL Quran, yakni Surat At Talaq ayat 2-3.

  • Apa Manfaat membaca ayat seribu dinar?

Salah satu manfaat membaca doa seribu dinar adalah membuka pintu rezeki dari arah yang tak terduga-duga. Hal ini bisa dilihat dari ayat yang terkandung dari Surat At-Talaq ayat 3 yang menjelaskan bahwa siapa saja yang bertawakal kepada Allah SWT, maka akan dicukupkan rezeki baginya.

Tag : #pendidikan islam    #ayat seribu dinar    #pendidikan    #keutamaan    #doa muslim    #surat at tahalaq   

Baca Juga