Ilustrasi Spooring dan Balancing pada mobil (Dok: carro.id)

Mengenal Apa Itu Spooring dan Balancing pada Mobil

Dimas | Otomotif | 11-06-2022

PARBOABOA, Pematangsiantar – Bagi pemilik mobil, melakukan perawatan rutin terhadap komponen-komponen mobil merupakan hal penting dan wajib dilakukan. Salah satu komponen yang wajib dirawat para pemilik mobil adalah bagian kaki-kaki mobil.

Dalam merawat kaki-kaki mobil, ada dua jenis perawatan yang umum dilakukan, yakni Spooring dan Balancing. Kedua perawatan ini sangat penting dilakukan untuk menunjang keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara.

Pengertian dan Fungsi

Berbicara tentang perawatan mobil, Spooring dan Balancing merupakan hal yang harus dilakukan secara rutin pada mobil. Tujuan dari dilakukannya Spooring dan Balancing  adalah untuk mengatur laju mobil agar tetap stabil dan lurus.

1. Spooring

Spooring adalah proses menyeimbangkan atau menyelaraskan roda-roda mobil dengan meluruskan ban depan dengan ban bagian belakang. Dalam prosesnya, spooring mencakup camber, caster, toe angle (toe-in atau toe-out), dan turning radius.

Spooring sendiri berfungsi untuk menjaga kestabilan kendaraan, membuat kemudi mobil menjadi ringan, menimbulkan gaya putar kembali setelah belok dan mencegah kendaraan belok sendiri saat kemudi dilepas, serta mengurangi keausan pada bagian-bagian ball-joint dan roda.

2. Balancing

Balancing adalah penyesuaian atau upaya menjaga keseimbang pada titik atas bawah atau kiri kanan roda dengan cara menambahkan timah pada bagian yang kurang.

Balancing sendiri berfungsi untuk menyeimbangkan kembali semua roda mobil dan memastikan apakah ban sudah seimbang pada titik pusat rodany. Untuk itu, balancing umumnya dilakukan sesudah proses penggantian ban atau pelek.

Waktu yang Tepat Melakukan Spooring dan Balancing

Spooring dan Balancing biasanya dilakukan jika mobil sudah menempuh jarak 15.000 km atau sekitar 3-4 bulan. Namun, perawatan ini bisa saja dilakukan apabila mobil mengalami tanda-tanda sebagai berikut:

1. Setir Bergetar Saat Berkendara

Setir yang bergetar bisa menandakan bahwa terdapat masalah pada bagian  ban depan mobil Anda. ketika hal ini terjadi, maka inilah saat yang tepat untuk melakukan Spooring dan Balancing pada mobil Anda.

2. Mobil Berbelok Sendiri Saat Melaju Lurus

Mobil yang berbelok sendiri saat melaju lurus merupakan salah satu tanda bahwa Sporing  pada mobil mengalami masalah. Jika hal seperti ini terjadi, maka sebaiknya lakukan perawatan Spooring pada mobil Anda.

4. Setir Menjadi Berat

Gejala yang paling umum jika mobil perlu dilakukan spooring adalah setir pada mobil menjadi berat. Selain itu, apabila setir dibelokkan, namun setir tidak berputar kembali ke posisi semula, maka ini saatnya bagi Anda melakukan spooring dan balancing pada mobil Anda.

5. Hilangnya Keseimbangan Kendaraan

Efek paling parah yang dapat timbul karena tidak adanya perawatan Spooring dan Balancing adalah hilangnya keseimbangan. Hal ini tentunya sangat membahayakan, khususnya saat Anda sedang melaju pada kecepatan yang cukup tinggi.

Biaya Spooring dan Balancing

Saat ini, ada banyak bengkel yang menawarkan jasa Spooring dan Balancing. Untuk itu, tarif yang ditawarkan pun bervariatif. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena tarif yang ditawarkan cukup terjangkau.

Berikut ini adalah tarif umum yang ditawarkan beberapa bengkel terkait jasa Spooring dan Balancing:

  • Biaya Balancing per-roda: Rp 30.000 – Rp 45.000
  • Spooring Mobil Kecil per-roda: Rp 150.000 – Rp 175.000
  • Spooring Mobil Besar: Rp 200.000
  • Balancing & Spooring per-roda: Rp 225.000 – Rp 250.000

Nah, itulah seputar informasi mengenai perawatan Spooring dan Balancing pada mobil. Jika Anda menginginkan kenyaman dan keselamatan dalam berkendara, maka rutinlah lakukan kedua perawatan ini.

Tag : #mobil    #perawatan mobil    #otomotif    #spooring    #balancing    #kaki kaki mobil   

Baca Juga