Mengenal kepribadian introvert. (Dok: Freepik)

Apa Itu Introvert? Pengertian, Ciri Ciri, Jenis, Penyebab dan Cara Mengatasinya

Sondang | Kesehatan | 13-08-2022

PARBOABOA – Adakah dari kamu yang suka menghabiskan waktu sendiri? Jika ya, bisa jadi kamu memiliki kepribadian introvert. Namun hal itu belum pasti juga.

Nah, daripada bingung gak jelas, yuk kita simak penjelasan Parboaboa terkait pengertian, ciri ciri, jenis, penyebab dan cara mengatasi introvert dibawah ini. Simak hingga tuntas ya!

Apa Itu Introvert?

Introvert adalah kepribadian seseorang yang membuatnya lebih senang menghabiskan waktu sendirian atau bersama satu atau dua orang teman yang mereka rasa dekat. Dilansir dari laman WebMD, seorang introvert akan merasa lebih nyaman ketika mereka bisa fokus dengan ide dan pikirannya sendiri.

Itulah alasan orang dengan kepribadian introvert sering membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyendiri guna memulihkan energi usai berada dalam lingkungan sosial. Mereka biasanya akan menarik energi dari sebuah refleksi yang tenang atas dirinya.

Meski demikian, masih banyak yang menyangka bahwa introvert adalah tipikal orang yang pemalu atau antisosial. Padahal, itu bukan bagian dari kepribadian introvert.

Dilansir dari Healthline, orang introvert nyatanya senang bersosialisasi, meskipun dalam kadar yang kecil. Umumnya, orang-orang introvert ini tidak terlalu suka obrolan yang ringan, tetapi lebih suka obrolan yang berkualitas dan bermakna.

Ciri Ciri Introvert

Untuk lebih mengenal orang dengan kepribadian introvert, berikut ciri cirinya.

1. Senang menghabiskan waktu sendirian

Seperti penjelasan diatas, orang dengan kepribadian introvert lebih suka menghabiskan waktunya sendiri, namun bukan berarti menyendiri. Seorang introvert tetap senang bersosialisasi dan bertemu banyak orang, tapi setelah itu ia akan kembali dengan dirinya sendiri guna menambahkan energinya yang baru.

2. Sangat mengenal diri sendiri

Ciri yang berikutnya adalah sangat mengenal diri sendiri. Mereka dengan kepribadian introvert memiliki banyak waktu untuk me time atau diri sendiri. Dengan mengenal diri sendiri, seorang introvert bisa lebih peka terhadap perasaan dan keinginan dirinya.

3. Berbicara jika perlu

Meski sering dianggap memiliki kepribadian yang tertutup, orang introvert nyatanya juga senang melakukan komunikasi. Hanya saja, mereka akan berbicara jika perlu saja asal topik obrolannya menarik perhatian dan berbobot. Namun jika tidak, ia juga tidak akan berbicara.

4. Memiliki teman dekat

Sebenarnya, orang introvert ini bukanlah orang yang hidup sendiri. Ia juga memiliki lingkungan pertemanan namun dalam kategori kecil, dimana orang-orang tersebut bisa mendukung dan sangat ia percayai. Tidak seperti saat bersama orang lain, mereka akan memiliki sifat hangat dan awet jika mengenai pertemanan.

5. Belajar dari pengamatan

Orang yang memiliki kepribadian introvert sangat senang mempelajari sesuatu berdasarkan pengamatannya. Mereka akan menggunakan penglihatan atau pengamatan terhadap suatu keadaan guna mempelajari segala hal yang baru, bukan berdasarkan pengalaman atau pengamatan orang lain.

Jenis Jenis Introvert

Kepribadian masing-masing introvert bisa saja berbeda satu sama lain. Untuk itu, berikut ini empat jenis introvert menurut para ahli.

1. Social introvert

Social introvert merupakan salah satu jenis introvert yang sering dialami kebanyakan orang. Orang dengan kepribadian ini biasanya lebih memilih untuk beraktivitas dengan menyendiri serta menghindari keramaian.

Ketika beraktivitas secara sosial, penderita social introvert akan lebih memilih untuk melakukannya dalam kelompok kecil. Namun, dibanding melakukan aktivitas sosial, kebanyakan dari mereka umumnya lebih suka menghabiskan waktu sendiri di dalam rumah.

2. Anxious introvert

Orang dengan jenis introvert ini menyukai kesendirian karena sering merasa canggung atau malu saat menghadapi banyak orang. Dari pikiran itulah, mereka lebih suka menghabiskan waktu dengan menyendiri.

Usai beraktivitas secara sosial, penderita anxious introvert sering merenungkan interaksi yang mereka lakukan dengan orang lain. Kebiasaan inilah yang seringkali menambah tingkat kecemasan mereka.

3. Thinking introvert

Pemilik kepribadian thinking introvert lebih sering menghabiskan banyak waktu dengan pikiran mereka sendiri. Sisi positifnya, orang dengan jenis introvert ini cenderung memiliki pemikiran yang kreatif dan imajinatif.

4. Restrained introvert

Selanjutnya kepribadian restrained introvert yang umumnya menghabiskan banyak waktu sebelum mengambil tindakan. Mereka akan memikirkan semua yang hendak dilakukan dengan sangat matang-matang.

Jenis introvert mungkin saja berubah seiring berjalannya waktu dan pengalaman yang Anda alami. Namun, orang dengan kepribadian introvert cenderung tidak dapat berubah menjadi ekstrovert.

Penyebab Introvert

Orang dengan kepribadian introvert sebenarnya bisa diajak untuk berteman. Namun, mereka lebih sering memilih untuk mendapatkan teman dengan sifat yang sama atau sefrekuensi. Maka dari itu, untuk berteman dengan anak introvert, kamu harus terlebih dahulu mengetahui faktor-faktor penyebab introvert, seperti berikut:

1. Faktor Genetik

Faktor yang pertama mengacu pada susunan genetik yang berasal dari orangtua kandung. Anak yang terlahir dari keluarga introvert kemungkinan besar akan menimbulkan kepribadian introvert pula di dalam dirinya. Hal inilah yang akhirnya membuat anak senang menghabiskan waktunya sendiri.

2. Faktor Lingkungan

Lingkungan menjadi faktor kedua yang dapat menimbulkan kepribadian introvert. Hal ini mengacu pada sistem pengasuhan kedua orang tua terhadap anak-anaknya. Tidak hanya itu, tetapi juga pengalaman teman sebaya, pendidikan yang diterima, dan pengalaman hidup, terutama ketika masa kecil juga bisa menyebabkan timbulnya kepribadian introvert.

Cara Mengatasi Introvert

Memiliki kepribadian introvert bukanlah sesuatu hal yang memalukan. Jika kamu salah satu diantaranya, tenang saja. Hal ini bisa tetap kamu nikmati sambil mengembangkannya ke arah positif dengan beberapa tips berikut.

1. Menulis hal-hal yang menarik

Sambil menikmati waktu sendiri, kamu bisa mulai menulis hal hal yang menarik tentang apa saja, termasuk tentang dirimu sendiri. Kegiatan ini tentu akan membuat waktumu tidak membosankan sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi dan bersosialisasi.

2. Mendalami bidang yang diminati

Selain menulis, kamu juga bisa sambil mendalami hal lain yang kamu sukai, seperti bernyanyi, menari atau belajar public speaking. Kamu dapat berlatih sendiri hingga menjadi ahli dalam bidang tersebut. Agar semakin berguna, kamu juga dapat mengajarkan ilmu tersebut ke orang yang membutuhkan.

3. Menikmati waktu sendiri

Selain belajar, kamu juga bisa sambil menikmati waktu untuk dirimu sendiri atau yang biasa disebut dengan me time. Disini kamu bisa melepaskan semua hal yang membuat dirimu penat. Sehingga dirimu bisa kembali segar dan mulai kembali melakukan aktivitas seperti biasanya.

Tipe introvert memang jarang disukai di masyarakat. Sebab, kepribadian yang satu ini dianggap memiliki kesehatan mental dan kehidupan yang kurang baik dibandingkan ekstrovert. Maka dari itu, kamu jangan terlalu larut dalam menikmati waktu yang sendiri. Semoga bermanfaat!

Tag : #kepribadian    #introvert    #kesehatan    #sifat    #karakter    #ekstrovert   

Baca Juga