Jenis-jenis aliran modifikasi Vespa (Instagram/vita.scoot)

8 Aliran Modifikasi Vespa Klasik dan Modern

Andre | Otomotif | 14-06-2022

PARBOABOA - Vespa merupakan merek sepeda motor jenis skuter asal Italia yang unik untuk dimiliki, baik itu jenis klasik maupun modern.

Indonesia sendiri adalah salah satu negara dengan komunitas dan pengguna Vespa terbesar di dunia.

Meskipun sudah bermodel unik, Vespa masih sering dimodifikasi para penggunanya demi tampilan yang lebih apik.

Nah, berbicara tentang modifikasi, tren modifikasi Vespa cenderung mengarah ke racing style yang sering diadopsi oleh para pengguna Vespa Matic. Namun, terdapat beberapa aliran modifikasi lainnya yang tak kalah menarik.

Daripada penasaran, berikut ini adalah tren modifikasi Vespa mulai dari yang keren, unik, dan aneh.

1. Vintage

Vespa Vintage (Pinterest/yossnyr)

Modifikasi vespa yang satu ini mengusung konsep yang berusaha mempertahankan tampilan standar pabrik.

Tak sedikit para Scooterist menganut aliran ini dikarenakan lebih mudah dalam pengerjaannya.

Pernak-pernik yang digunakan pun tidak banyak dipakai saat membangun motor skuter kesayangan.

Lihat Juga: Rangkaian Sejarah Vespa di Indonesia dari Masa ke Masa

2. Vespa Sprint Drag Style

(Instagram/sarapp09)

Mengotak-atik mesin dan tampilan tunggangannya adalah hal yang lumrah bagi kebanyakan anak Vespa modern.

Drag Style dan Racing Look menjadi salah satu tren modifikasi Vespa yang cukup populer belakangan ini.

Karena Vespa yang satu ini adalah Vespa Matic, konsep yang diusung juga melibatkan sedikit konsep Thailook dengan repaint full body warna abu-abu dan pink.

Selain merubah tampilan asli Sprint, Vespa milik Muhammad Adhayaksa, pemuda asal Cirebon ini juga telah diupgrade dari segi mesinnya.

Untuk bagian kaki-kaki depan, Shock S.I.P ukuran 185mm dipasangkan agar Vespa terlihat lebih ceper. Tak lupa, bagian spakbornya dipapas, kemudian diberi motif berlubang untuk menambah kesan manis dari bagian samping.

(Instagram/sarapp09)

Sementara itu, bagian belakang didukung oleh shockbreaker Ohlins dengan tabung terpisah. Tak lupa, knalpot menggunakan Rob1 tipe pendek menyesuaikan karakter mesin.

Pada bagian ban, terdapat Velg Franco yang dilengkapi dengan mur Titanium. Ban belakang menggunakan Heidenau dengan ukuran 100/80.

Selain itu, masih banyak bagian pada Vespa Sprint ini yang diganti. Berdasarkan perkiraan, pemilik menghabiskan kurang lebih Rp70 juta untuk modifikasi seperti ini.

3. Racing Look

*Foto ditake sebelum part baru dipasang (Instagram/holyy.scoott)

Seperti yang sudah disinggung di atas, racing look adalah salah satu konsep modifikasi Vespa yang cukup digandrungi saat ini, terutama untuk jenis Vespa matik.

Salah satu cara mendongkrak tampilan performa Vespa modern yaitu mengganti komponen standar dengan aftermarket.

Bagi sebagian orang, modifikasi motor adalah perwakilan karakter pemiliknya. Begitu juga dengan Fernanda, remaja asal Bali yang telah menghabiskan kurang lebih Rp70 juta untuk modifikasi seperti ini.

“Sekarang ini, modifikasi jatuhnya lebih ke arah passion sih. Tiap orang memiliki hasrat yang berbeda-beda atas tunggangan yang dimilikinya,” ucap Fernanda kepada Parboaboa melalui direct message Instagram.

Vespa dengan konsep racing look ini menggunakan Velg Borske MK II dengan shock depan S.I.P dan shock belakang Ohlins Supercopy Thailand.

*Foto ditake sebelum part baru dipasang (Instagram/holyy.scoott)

Untuk pengereman, modifikasi Vespa Sprint ini menggunakan rem kanan Brembo Corsa Corta dan rem kiri Brembo RCS 14 Supercopy. Ada juga tabung rem Lightech, Kaliper Brembo 4 Piston, dan sudah menggunakan cakram belakang.

Bagian atas, Headlamp menggunakan Daymaker HD Corse, kemudian stang Carbon dengan Handgrip Zelioni, dan speedometer menggunakan S.I.P.

Tak lupa, knalpot Tzm Titanium dan Rollbar dipasang agar tampilan lebih garang ditambah outfit yang keren, membuatmu semakin percaya diri.

4. Vespa PX Cutdown Street Racer

(Pinterest/filbertnehemia)

Modifikasi Vespa yang satu ini cukup menarik dan cocok sebagai inspirasi mengubah bentuk motor unik menjadi lebih garang.

Vespa PX Exclusive II milik Filbert Nehemia ini dirombak sedemikian rupa dengan konsep street racer yang berkiblat pada tren modif vespa klasik di Inggris.

Melansir Gridoto, perombakan diawali dengan memangkas bodi belakang dan dipasangi jok kostum yang berbentuk seperti buntut tawon ala aliran Cafe Racer berbahan serat karbon.

Di bagian depan dipasang rangka tambahan berupa pipa oval untuk memperkuat sasis dan aura sporty dari Vespa kece yang satu ini.

Pada bagian kaki-kaki terdapat beberapa upgrade gahar seperti pemakaian suspensi depan-belakang Zelioni.

Pada bagian finishing, bodi dibalut dengan kelir hijau tua yang dipadukan dengan serat karbon, membuat tampilannya semakin elegan.

5. Vespa Lowriders

(Pinterest/indonesiankustomkulture)

Skuter asal Italia ini memang menjadi objek empuk bagi para modifikator untuk menyalurkan hobinya, terlebih jenis vespa klasik.

Vespa ceper atau Lowriders cocok bagi mereka yang tinggal di daerah perkotaan dengan kondisi jalanan yang mulus. Mengendarai vespa dengan modifikasi seperti ini akan menambah kesan santai sekaligus elegan.

Terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika memodifikasi Vespa menjadi model ceper. Pertama, jangan memotong garpu pada Vespa.

Untuk membuat bodi menjadi lebih ceper, cukup dengan memotong spiral 2 hingga 4 ulir dengan grinda. Hal ini bertujuan agar fungsi shock tidak terganggu meskipun bodi Vespa lebih rendah.

Untuk menambah kesan ceper, ada baiknya untuk modifikasi spakbor depan agar tampak menutupi separuh bagian ban. Untuk mencapainya, bisa menggunakan jasa tukang las untuk penambahan besi plat.

Masalah terbesar dari penggunaan Vespa dengan modifikasi seperti ini adalah polisi tidur yang ada di jalanan.

6. Vespa British Style

(Facebook/pecinta-vespa)

Nah, aliran Brit atau British Style ini termasuk yang paling nyentrik. Keunikan dari modifikasi ini bisa dilihat dari jumlah hiasan lampu dan spion yang banyak.

Aliran modifikasi ini disebut juga dengan Vespa Mods. Sebenarnya aliran ini tidak hanya tertuju pada Vespa saja, namun lebih ke arah subkultur anak muda di Inggris ada akhir 1950 hingga 1960-an.

Yang lucu dari sejarah aliran modif ini yaitu, dulunya aturan pemerintah Inggris mewajibkan setiap kendaraan mempunyai spion, sehingga para Mods (sebutan para modifikator aliran Mod) memberontak dengan memasang spion yang banyak.

Terlebih, pada masa itu kondisi penerangan jalan yang minim membuat para Mods berkreasi dengan menambahkan lampu yang banyak ketika berkendara di malam hari.

Nah, subkultur ini juga cukup berkembang di Indonesia dengan munculnya komunitas-komunitas.

7. Chopper Style

(Pinterest/boundgirltheone)

Sebenarnya, tipe aliran modifikasi Chopper cenderung lebih diperuntukkan pada motor laki dengan tampilan yang sudah garang seperti Harley Davidson, Byson, BSA, maupun Tiger.

Jarang sekali ada modifikasi Vespa dengan model Chopper yang ditemui.

Sekalinya ada, tentu sudah merubah hampir seluruh part yang ada pada badan Vespanya, kecuali mesin. Ini juga yang menjadi alasan mengapa dunia kostum tidak mengenal batas kreasi.

Pemotongan sasis bodi secara total, pembentukan rangka baru, pengaplikasian shockbreaker motor batangan, penggunaan ban belakang yang lebih gembrot daripada ban depan, hingga memasang jok single yang lebih rendangdari stang merupakan ciri khas modifikasi ini.

8. Vespa Rat Bikers

(Foto: WebingMedia.wordpress.com)

Nah, kalian pasti sering melihat Vespa yang dimodifikasi secara ekstrem di jalanan. Kemungkinan besar itu adalah Vespa Rat Bike, atau yang biasa disebut “Vespa Gembel”.

Aliran modifikasi vespa ini umumnya dapat dijumpai di komunitas Vespa 2-tak. Secara tampilan, aliran ini biasa tampil using dengan karat, bahkan sering dilengkapi berbagai jenis ‘sampah’.

Segala jenis barang berguna maupun tidak berguna biasanya nongkrong di motor ini.

Rat Bike ini sebenarnya jauh dari kata sampah. Kata Rat berasal dari bahasa Inggris yang artinya tikus. Meskipun terlihat using dan jorok, bukan berarti ini adalah motor sampah yang berjalan dan tak punya makna dari modifikasi, ya.

Aliran modifikasi Rat Bike mengacu pada konsep menjaga motor agar tetap berfungsi tanpa menghabiskan banyak waktu dan uang. Karena modifikasi ini lebih mengutamakan tujuannya, yakni untuk touring jarak jauh.

Modifikasi seperti penambahan sespan, pemanjangan sasis tengah, penambahan sumbu roda, mengubah kubikasi mesin, dan kesan dekil yang lusuh memang menjadi ciri utama dari aliran ini.

Di saat orang lain ingin motornya terlihat lebih menarik, maka berbeda dengan mereka-mereka yang mempunyai aliran Rat Bike.

Sayangnya, eksekusi modifikasi seperti ini sering kali dilakukan tanpa mengacu pada prioritas keamanan.

Itulah serangkaian aliran modifikasi Vespa mulai dari keren, unik, laki, hingga aneh. Kira-kira, rubahan mana nih yang cocok dengan karaktermu? Atau dompetmu?

Tag : #vespa    #modifikasi vespa    #otomotif    #modifikasi motor    #scooter    #vintage   

Baca Juga